Senin, 11 Oktober 2010

Bagian III : Safety Riding ciri khas Event Honda

Bandung, 11 Oktober 2010. Dimana ada acara Honda di Jawa Barat di situlah pasti ada rombongan tim Safety Riding. Sudah menjadi suatu keharusan Tim Safety Riding ini berada. mengingat beberapa tahun terakhir ini Honda begitu peduli terhadap para pengguna/pengendara sepeda motor Honda.

Tenda Safety Riding yang tidak pernah ketinggalan ini biasanya selalu diisi dengan HRT (Honda Riding Trainer) untuk melatih sejauh mana tingkat penguasaan pemilik sepeda motor dalam mengenal dan memahami situasi jalan secara simulasi. Disamping HRT ini terdapat pula Kidz Zone sebagai area pembelajaran Anak-anak tentang lalu lintas sejak dini serta Area Riding Test yang menjajal sejauh mana pengendara bisa menguasai Sepeda motor ketika sepeda motor melewati jalanan yang mengharuskan mengendarai secara pelan-pelan, jalan bergelombang, maupun jalanan yang penuh tikungan.

Saat MJ.com berbincang dengan Bapak Asep Wawan Hernawan (atau yang lebih akrab dipanggil Pak A W) selaku penanggung jawab Tenda Safety Riding beliau mengatakan "Naik motor bukan hanya sebatas mengendarai saja tetapi sejauh mana kesiapan mental pengendara untuk mengendarai sepeda motor. Mental ini akan terbentuk apabila si pengendara memahami dan mengerti mengenai karakteristik kendaraan, cara berkendara yang baik, serta peraturan yang berlaku."
Dari Pak A W ini MJ.com banyak menerima petuah-petuah yang sangat bermanfaat mengenai cara-cara berkendara, bagaimana cara melakukan pengereman yang baik dan banyak lagi hal lainnya yang MJ.com rasakan begitu bermanfaat ketika kita mengendarai sepeda motor.

Jadi, ketika ada acara Honda jangan lupa untuk selalu berkunjung ke Area Safety Riding, karena di sana banyak sekali ilmu yang akan di dapat mengenai teknik berkendara yang baik. Pesan Pak A W ketika MJ.com berpamitan untuk melihat-lihat tenda-tenda honda yang lain di Area Honda Fiesta yang dilaksanakan di Bandung ini.

Kumpulan foto tentang Area Safety Riding dapat di lihat di sini

MJ.com berhak menghapus komentar yang memicu permusuhan